Selasa, 29 Oktober 2013

Cara Mudah Cegah Kanker Payudara


Saat ini kanker serviks mulai mendapat perhatian dari wanita, baik di negara maju maupun negara berkembang. Kanker yang menimpa wanita ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Kanker serviks juga bisa disebabkan oleh faktor lain seperti gaya hidup yang tak sehat, sering bergonta-ganti pasangan, dan lainnya.

Banyak orang yang percaya bahwa kanker serviks tak bisa dicegah. Padahal ada banyak cara untuk mencegahnya, termasuk lima cara yang bisa dilakukan, berikut ini.

1. Melakukan tes papsmear secara teratur
Melakukan tes papsmear secara teratur akan membantu Anda mengetahui risiko terkena kanker serviks. Selain itu, dengan melakukan papsmear secara teratur, ketika kanker serviks muncul akan segera diketahui dan ditangani, sehingga tingkat keselamatan masih cukup tinggi.

2. Vaksin HPV
Melakukan vaksin HPV untuk mencegah infeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks juga baik dilakukan. Vaksin HPV diketahui sebagai cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks. Namun melakukan vaksin saja tak cukup, Anda juga harus menjaga kesehatan diri sendiri.

3. Tidak berganti-ganti pasangan
Salah satu faktor penyebab munculnya kanker serviks adalah melalui infeksi HPV yang ditularkan saat berhubungan seksual. Risiko ini semakin tinggi ketika seseorang sering berganti-ganti pasangan. Terutama mereka yang tak mengetahui ketika pasangan memiliki virus HPV. Untuk itu, setialah pada satu orang dan jangan lakukan hubungan seksual dengan orang lain, selain pasangan Anda.

4. Tak terlalu aktif secara seksual di usia muda
Ada baiknya wanita menunggu untuk melakukan hubungan seksual dan aktif secara seksual. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang telah aktif secara seksual di usia yang terlalu muda memiliki risiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang menunggu untuk aktif secara seksual di usia yang lebih tua.

5. Gaya hidup sehat
Melakukan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, rajin olahraga, dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi juga penting untuk mencegah kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa perokok wanita memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker serviks.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan wanita agar terhindar dari kanker serviks. Yang terpenting adalah selalu menjaga kesehatan dan kebersihan alat genital, serta melakukan gaya hidup yang sehat. Melakukan vaksin HPV, menggunakan kondom, serta melakukan tes papsmear secara teratur juga bisa dilakukan untuk berjaga-jaga agar tak terkena kanker serviks.

Minggu, 20 Oktober 2013

kanker-serviks-ciri-ciri-penyebab-dan-pencegahan-kanker-serviks


Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.
Penyebab Kanker Serviks

Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.

kanker serviksSelain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia <16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.
Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks
Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:

    Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
    Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
    Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
    Mengalami sakit saat buang air kecil
    Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
    Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.



Selasa, 08 Oktober 2013

Atasi Kanker Serviks Sejak Dini


Air adalah kebutuhan utama kehidupan... namun saat ini air juga menjadi persoalan, karena air adalah media yang sangat efektif untuk menularkan kuman dan bakteri yang tidak meng-untungkan. Bagaimana kita bisa memperkecil peluang kuman dan bakteri itu masuk ke area organ intim anda?

Banyak dari kaum wanita di jaman sekarang yang mengalami STRESS... hal ini tidak bisa dianggap sebagai hal yang sepele. Karena tanpa disadari dapat menyebabkan keputihan serta lendir yang berlebihan dan berbau. Jika ini dibiarkan berkepanjangan maka akan mengganggu keharmonisan dalam berhubungan dengan pasangan, bahkan bisa memicu terjadinya kanker serviks (kanker mulut rahim).

�Kanker serviks sebagai penyakit pembunuh wanita no. 1 di dunia (data WHO). Indonesia adalah negara dengan insiden kanker serviks TERTINGGI di dunia!

Setiap hari kanker serviks merengut nyawa 600 wanita di dunia dan 20 wanita Indonesia (data Yayasan Kanker Indonesia) atau hampir 1 nyawa / jam.�

Setiap HARI... ada 600 wanita MENINGGAL karena kanker serviks!

Mohon renungkan sejenak... itu bisa terjadi terhadap siapa saja... istri anda, ibu, saudara, family, teman, atau siapapun orang-orang terdekat anda!

Peluang meninggal seorang penderita kanker serviks adalah 63%! Bicara kanker serviks mari kita bicara pencegahan! Maaf sudah agak terlambat jika kita bicara penyembuhan.

Golden Tissue sebagai �tisu antiseptik� alami adalah salah satu cara yang sangat efektif mencegah masuknya virus, jamur, dan bakteri ke dalam organ intim anda.

Golden Tissue merupakan produk tisu kesehatan yang wajib digunakan oleh para wanita sebagai pencegah kanker serviks, pengencang, dan pembersih yang menjadikan organ intim anda lebih kencang, lebih kesat, lebih bersih, dan segar sepanjang hari.

Dengan formula bebas alkohol, pH balance, dan ekstrak bahan alami: buah Majakani, Aloe Vera, Daun Sirih, dan Vitamin E.
Khasiat Dan Manfaat Golden Tissue

Mengandung ekstrak alami buah majakani, aloe vera, daun sirih dan vitamin E yang berfungsi:
Efektif mencegah kanker serviks (kanker mulut rahim).

Mengencangkan kembali otot-otot bagian dalam organ intim anda untuk menambah daya cengkeram pada saat berhubungan seksual.

Menghilangkan bau tidak sedap, keputihan, dan gatal-gatal yang disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri pada organ intim anda.

Merawat dan menjaga kebersihan kulit sekitar organ intim anda.

Menimbulkan rasa kesat di organ intim anda.

Menambah sensitivitas (kepekaan) pada organ intim anda.

Mencegah iritasi.

Menstabilkan pH dan mengurangi cairan berlebihan.

Mengencangkan otot perut dan rahim pasca melahirkan.

Meningkatkan kekebalan organ intim anda terhadap penyakit kewanitaan.
Semoga bermanfaat bagi kita semua para wanita indonesia agar terhindar dari penyakit membahayakan ini Guys :)